Promosi Objek Wisata, Bupati Buteng Lantik 16 Kades di Laut

106
Bupati Buteng La Ramo saat melantik sejumlah Kepala Desa di Pantai Tanjung Buaya. (Foto: Ahmad Subarjo/suryametro.id)

LABUNGKARI, suryametro.id – Proses pemilihan 16 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara sudah berlangsung sejak 20 Desember 2020 lalu. Tapi, proses pelantikan baru digelar pada, Kamis (28/1/2021) dan dipimpin langsung oleh Bupati Buteng, Samahuddin.

Proses pelantikan terhadap para kades yang tersebar di 7 kecamatan itu berlangsung berbeda dari sebelumnya. Jika, dahulu proses pelantikan dilakukan didalam ruang tertutup, kali ini pelantikan pimpinan desa itu digelar di tempat wisata Tanjung Buaya di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).

Samahuddin dalam sambutannya mengatakan, proses pelantikan dan pengambilan sumpah para kades ini memang sengaja di lakukan di tempat wisata. Hal itu semata-mata untuk mempromosikan pariwisata Tanjung Buaya agar menjadi perhatian masyarakat luas.

“Memang palantikan ini berbeda pada biasanya karena digelar dilaut. Tapi, ini saya lakukan tujuannya mempromosikan wisata Tanjung Buaya untuk dikenal masyarakat secara luas,” ungkapnya dihadapan unsur pimpinan OPD, tamu undangan serta pihak keamanan TNI-Polri yang hadir.

Dalam kesempatan itu, La Ramo -sapaan Bupati- mengingatkan kepada seluruh kepala desa terpilih, baik yang baru pertama menjabat maupun kepala desa yang lama dan terpilih kembali, agar setelah menjabat dapat mengunakan anggaran desa dengan sebaik-baiknya secara transparan dan tidak salah gunakan. Sehingga kedepannya tidak berbenturan dengan persoalan hukum.

“Saya harapkan seluruh kades terpilih baik yang baru ataupun yang lama agar berkerja dengan baik. Serta gunakan anggaran desa secara jelas transparan dan seluruh pengunaan anggaran digunakan atas kepentingan masyarakat dan bukan pribadi,” jelasnya.

Selain itu, La Ramo juga berharap kepada seluruh kepala desa dalam melaksanakan tugas-tugasnya agar dapat bersinergi dengan seluruh masyarakat yang ada didesanya. Hal ini bertujuan untuk kemajuan desa dilakukan secara bersama-sama.

Reporter : Ahmad Subardjo
Editor : Hariman